oleh

Pembagian BLT di Desa Keoen Rote Ndao Diwarnai Kekecewaan Warga

Iklan Demokrat

Ba’a, RNC – Pemerintah Desa Keoen Kecamatan Pantai Baru Kabupaten Rote Ndao mulai membagikan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) tahun anggaran 2021 kepada warga penerima manfaat. Namun keluarga penerima manfaat penerima hanya menerima BLT untuk 1 bulan (Januari) senilai Rp. 300 ribu.

Pantauan RakyatNTT.com, pembagian BLT DD ini berlangsung di Kantor Desa Keoen, Minggu (23/05/2021). Turut hadir saat pembagian BLT DD diantaranya Sekretaris Desa Keoen, Gotlif J. Eken, Bhabintibmas Bripka Dominikus L. Ngongo, anggota BPD Keoen, Yandri Siswanto Ledoh, Kasie Pemerintahan, Sandryana Naramessakh, serta Kaur Umum, Kaur Perencanaan dan Kaur Keuangan. Pembagian BLT DD berjalan lancar sesuai prosedur kesehatan covid-19.

Iklan Dimonium Air

Sekretaris Desa Keoen, Gotlif J. Eken dalam arahannya mengatakan, jumlah keluarga penerima manfaat BLT DD Keoen tahun anggaran 2021 sebanyak 224 orang. BLT yang diterima senilai Rp. 300 ribu per KK per bulan. Dengan demikian, dalam setahun anggaran dana desa untuk penyaluran BLT bagi 224 KK senilai Rp. 806.400.000 dari total dana desa Keoen tahun 2021 sebesar Rp. 1.024.525.000.

Menurutnya, total dana desa sebesar Rp.
1.024.525.000 dipergunakan untuk beberapa kegiatan non fisik. Yakni BLT DD senilai Rp. 806.400.000, Dana Covid-19 Rp. 81.962.000 serta untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT), insentif kader posyandu, kader pemberdayaan manusia (KMP) desa dan guru paud sebesar Rp. 136.163.000.

Sesuai aturan, lanjut Gotlif, pencairan dana desa dalam satu tahun anggaran dilakukan secara bertahap. Tahap pertama 40 persen, tahap kedua 40 persen, dan terakhir (tahap ketiga) 20 persen. Dari total dana desa sebesar Rp. 1.024.525.000, pencairan tahap pertama (40 persen) sebesar Rp. 409.810.000. Namun jika kurangi dana covid-19 sebesar Rp. 81.962.000, maka sisanya sebesar Rp. 327.484.000. Sisa dana tersebut tidak cukup untuk BLT selama 5 bulan (Januari -Mei), sehingga hanya dibayarkan untuk satu bulan (Januari) sesuai uang yang masuk di rekening desa sebesar Rp. 65.400.000.

Baca Juga:  Pria 50 Tahun di Rote Hilang 2 Hari di Hutan, Berhasil Diselamatkan Tim SAR

“Dana yang ada hanya cukup untuk 218 penerima manfaat, sehingga 6 KK lainnya baru dibayarkan pada pencairan tahap berikut,” sebut Gotlif.

“Jika dana masuk per bulan, kami bayar per bulan dan jika dana masuk per tahap, bayarnya per tahap. Silakan dicek. Hampir semua desa di Rote Ndao bayarnya hanya satu bulan yakni bulan Januari 2021 karena uang masuk di rekening hanya Rp. 65.400.000 sehingga kita bayar hanya 1 bulan” jelas Gotlif menanggapi pertanyaan salah satu penerima BLT bernama Jefri Ledoh.

Kepada media ini usai pembagian BLT, Jefri Ledoh mengaku masih belum paham dengan penjelasan Sekdes. Sebab dalam penjelasan Sekdes, pencairan DD bertahap dan untuk tahap I (40 persen) senilai Rp. 409.810.000 dari total DD Keoen tahun 2021. Faktanya dana desa tahap I yang masuk ke rekening desa hanya Rp 65.400.000 sehingga BLT yang dibagikan hanya untuk satu bulan (Januari).

“Sehari sebelum pembagian BLT, perangkat desa telah menginformasikan kepada keluarga penerima manfaat bahwa BLT dibagikan untuk 5 bulan karena pelaksanaan pembagian BLT sudah di atas tanggal 15. Tapi pelaksanaannya lain,” tandas Jefri seraya berharap agar hal ini menjadi catatan bagi kepala desa dan perangkat desa sehingga kedepannya dapat memberikan informasi yang benar.

Ia juga heran mengapa dari dana tahap I sebesar Rp. 409.810.000 langsung dikurangi dengan total dana Covid-19 tahun 2021 sebesar Rp. 81.962.000. Sedangkan saat ini baru bulan Mei.

“Apakah dalam 5 bulan ini, dana Covid sudah terpakai sebanyak itu, sehingga pencairan tahap I langsung dikurangi dengan dana Covid19?” tanya Jefri seraya mengaku akan menyampaikan hal ini kepada BPD untuk diteruskan kepada kepala desa. (rnc12)

  • 188
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed