Jakarta, RNC - Kunjungan Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH, ke kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) di Jakarta, Jumat (1/4/2026), disambut baik Rektor Dr. Hadi Prabowo. Bak gayung bersambut, kedua pihak sama - sama berharap ada sisi positif yang bisa didapat dari pertemuan itu. Karenanya, antara Pemkab Malaka dan IPDN Jakarta langsung menggagas kerja sama, serta melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), dan memorandum of Act (MoA).
Bagi Pemkab Malaka, melalui kerja sama itu, Aparatur Sipil Negara (ASN) Malaka bisa diikut-sertakan dalam pelatihan vokasi. Pelatihan ini dimaksudkan, agar para ASN Malaka memiliki kompetensi teknis, kompetensi manajerial, kompetensi sosiokultural, dan kompetensi pemerintahan, sehingga pelayanan publik lebih prima bisa terwujud.
Sebaliknya, bagi pihak IPDN Jakarta yang rupanya telah mengenal baik wilayah dan potensi yang dimiliki Kabupaten Malaka, kerja sama itu dapat memberikan kontribusi bagi para alumni IPDN. Bahkan saking kenalnya dengan Kabupaten Malaka, Rektor Hadi Prabowo meminta khusus Bupati Simon Nahak, memberikan kuliah umum bagi dosen dan mahasiswa IPDN, sebelum MoU dan MoA tersebut dieksekusi.
Usai bertemu rektor IPDN, Bupati Simon Nahak kepada RakyatNTT.com menjelaskan tentang pentingnya peningkatkan kualitas sumber daya manusia yang kompetitif, demia memajukan daerah perbatasan yang terdalam dan terluar. “Kunjungan saya ke IPDN Jakarta adalah untuk menjajaki kerja sama, dan melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), dan memorandum of Act (MoA). Kerja sama ini penting, sehingga kita bisa mengikut-sertakan ASN Malaka dalam pelatihan vokasi,” kata Bupati Simon.
Dia menambahkan, ASN Malaka harus punya kemampuan kompetitif, dan memahami tugas pokoknya dalam pelayanan publik yang memadai, untuk memajukan daerah. “Kita harus memahami Tri Dharma Perguruan Tinggi. Kita fokus ke bidang pendidikan vokasi. Karena di lain sisi, kita dituntut undang - undang, supaya setiap pejabat memahami ilmu pemerintahan secara utuh atau the right man, on the right place, bisa dijalankan. Hanya kita kekurangan sumber daya manusia,” ungkap Bupati Simon seraya menambahkan, sekalipun berada di daerah perbatasan, namun ASN Malaka punya kemampuan yang kompetitif.
Dikatakannya, untuk menempatkan ASN Malaka sesuai perintah undang - undang dan peraturan yang berlaku, maka ASN Malaka harus mengikuti pelatihan dan pendidikan vokasi, sehingga memahami betul ilmu pemerintahan. “Kita boleh ikut perintah undang - undang, agar terwujud the right man on the rigth place, atau menempatkan orang sesuai latar belakang pendidikan. Tetapi sumber daya manusia kita kurang. Karena itu, daripada kita terlambat, kita salah. Lebih bagus kita datang belajar di IPDN, karena di sini gudang ilmunya,” kata Bupati Simon.
Mantan Ketua Prodi Magister Ilmu Hukum Program Pascasarjana Universitas Warmadewa ini berharap, setelah MoU dan MoA antara Pemkab Malaka dan IPDN disetujui, maka pihaknya segera mengirim ASN Malaka untuk mengikuti pelatihan pendidikan vokasi. “Kita berharap kerja sama ini segera dieksekusi, supaya kita langsung kirim anak - anak untuk ikut pelatihan pendidikan vokasi. Kita juga bisa kirim anak - anak Malaka, belajar di IPDN. Baik untuk pendidikan S1, S2, bahkan S3,” papar Bupati Simon seraya mengharapkan adanya pengabdian IPDN ke Kabupaten Malaka. Karena di Malaka sudah ada bukti pengabdian dari para alumni IPDN Jakarta.
Di tempat yang sama, Rektor IPDN, Hadi Prabowo, menyambut baik kehadiran Bupati Simon Nahak untuk melakukan MoU dan MoA, baik untuk pendidikan vokasi maupun kerja sama untuk pengabdian masyarakat dari para IPDN. “Terimah kasih atas kehadirannya, kita siap tindak-lanjuti kerja sama ini. Kita berharap dengan adanya kerja sama ini, ASN Malaka bisa mengikuti pelatihan, dan purna waktu mereka kembali untuk memajukan Malaka. Sesuai amanah Undang - undang Nomor: 23 Tahun 2014, ASN Malaka yang tidak mengikuti pendidikan pelatihan, bisa diikut-sertakan dalam pendidikan vokasi ini, sehingga mampu mengimplementasikan dalam pelayanan di Kabupaten Malaka,” kata Rektor Hadi.
Rupanya, bagi Rektor Hadi, Kabupaten Malaka tidak asing lagi bagi dia. “Saya cukup tahu dan kenal baik tentang Malaka, dan potensi yang dimiliki,” ujarnya. Karena itu, tidak tanggung - tanggung Rektor IPDN itu meminta dan mengharapkan kehadiran Bupati Simon Nahak untuk memberikan kuliah umum kepada para dosen dan mahasiswa IPDN, sebelum adanya MoU dan MoA tersebut. “Kami juga minta bupati Malaka untuk memberikan kuliah umum kepada kami di IPDN, karena kami mengetahui Kabupaten Malaka secara keseluruhan, baik itu persoalan - persoalan di sana, potensi, maupun kelemahannya, agar kita mampu mengkaji sama - sama demi kepentingan dan kemajuan Malaka,” sebut Rektor Hadi. (rnc11)











