oleh

Sempat Tertunda, Bupati Ende Akhirnya Lantik Kades Niopanda

Iklan Demokrat

Ende, RNC – Maximus Kebhi resmi menjadi kepala desa (Kades) Niopanda. Kades yang terpilih pada Pilkades Serentak 2019 itu dilantik oleh Bupati Ende, H. Djafar H. Achmad bertempat di Aula Kantor Bupati, Selasa (20/4/2021). Pelantikan Maximus sempat tertunda akibat terjadinya perselisihan hasil Pilkades.

Bupati Djafar Achmad dalam sambutan, mengatakan peristiwa pelantikan kades Niopanda terjadi atas campur tangan Tuhan Yang Maha Kuasa dan tentunya juga berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Iklan Dimonium Air

Djafar menjelaskan, dari aspek kelembagaan dan kepemimpinan dalam tata kelola pemerintahan, jabatan kades sangat strategis. Sebab kades memiliki kewenangan ganda, yakni sebagai pemimpin dari komunitas sosial masyarakat yang mengusulkan dan memilihnya, juga sebagai kepala pemerintahan desa.

“Kades adalah petugas negara yang harus selalu ada di desa, maka wajib dilantik oleh bupati selaku kepala daerah,” sebut Bupati Djafar.

Djafar menambahkan, mengingat posisi jabatan kades sangat penting, maka suksesi pemilihan kades gaungnya juga tidak kalah dengan Pilkada (Pilgub, Pilbup), bahkan Pilpres, sehingga sering menjadi ajang perebutan posisi dan kepentingan. Kondisi ini apabila tidak dikelola dengan bijaksana sesuai ketentuan yang berlaku, tentu akan menimbulkan konflik dimana dampak ikutannya berupa kerugian yang besar bagi masyarakat di desa bersangkutan.

Terkait pelantikan kades Niopanda, Bupati Djafar menegaskan bahwa momentum pelantikan sebagai jawaban atas berbagai persoalan yang terjadi pasca Pilkades.

“Pelantikan ini dilakukan sesuai dengan peraturan Perundang-undangan yang berlaku,” tegasnya.

Setelah pelantikan, Bupati berharap tidak ada lagi gesekan-gesekan di masyarakat. Kades berkewajiban merangkul semua masyarakat, termasuk mereka-mereka yang tidak sejalan. Apalagi semua yang ada di desa masih bertalian darah.

“Sekarang fokus kerja bangun desa,” pinta orang nomor satu di Kabupaten Ende itu.

Senada dengan Bupati Djafar, anggota Komisi II DPRD Ende, Baltasar Sayetua kepada wartawan juga berharap agar tidak ada lagi gesekan-gesekan di masyarakat. Tidak ada lagi kubu- kubu ataupun kelompok-kelompok seperti yang terjadi pasca Pilkades kemarin.

“Semua persoalan maupun konflik kemarin harus ditinggalkan. Semuanya harus bekerjasama serta mendukung kades untuk membangun Niopanda menuju sebuah perubahan,” ungkap politisi PKPI itu.

Kades Niopanda, Maximus Khebi kepada wartawan usai pelantikan mengaku bahwa semua persoalan di desa pasca Pilkades sudah berakhir. Setelah dilantik, ia siap bekerja membangun Desa Niopanda dengan fokus membangun sektor perekonomian melalui pengembangan sektor-sektor unggulan di bidang pertanian. Juga fokus pada pengembangan infrastruktur di desa. (rnc16)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed