oleh

Tersangka Korupsi Tanah Labuan Bajo Disidang, Eksepsi Dijadwalkan 3 Februari

Iklan Covid Walikota Kupang

Kupang, RNC – Sidang perdana kasus dugaan korupsi aset tanah milik Pemerintah Daerah Manggarai Barat resmi digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, Rabu (27/1/2021) pagi.

Sidang yang mulai pukul 09.00 Wita ini dilaksanakan secara virtual bagi 7 terdakwa, yakni Caitano Soares, Theresia Dewi Koroh Dimu, Afrizal alias Unyil, Muhammad Achyar, Marthen Ndeo, Abdulah Nur, dan Ambrosius Sukur.

Iklan Dimonium Air

Sidang tersebut dipimpin langsung hakim Ketua Wari Juniati didampingi hakim anggota Ari Prabowo dan Ibnu Kholik.

Sidang dihadiri juga oleh para kuasa hukum dari masing-masing terdakwa dan tim jaksa penuntut umum Kejakaaan Tinggi NTT, Hendrik Tiip Cs.

Pantauan RakyatNTT.com, sidang tersebut mengagendakan pembacaan dakwaan terhadap ketujuh tersangka yang juga sebagai tahanan Kejati NTT.

Ketujuh terdakwa tersebut yakni Caitano Soares, Theresia Dewi Koroh Dimu, Afrizal Alias Unyil, Muhamad Achyar, Marthen Ndeo, Abdulah Nur, Ambrosius Sukur.

BACA JUGA: Kejati NTT Ungkap Tersangka VS Lakukan Pencucian Uang Korupsi Aset Labuan Bajo

Hadir juga Ketua Tim JPU Herry C. Franklin, bersama 3 jaksa lainnya, Hendrik Tiip, Emerensiana Jehamat, Roy Riady.

Usai sidang perdana itu, Ketua Tim JPU Kejati NTT, Herry C. Franklin menyampaikan agenda pembacaan surat dakwaan telah dilaksanakan dan akan dilanjutkan lagi pada Rabu (3/2/2021).

“Nanti Rabu 3 Februari 2021 akan ada agenda mendengarkan eksepsi dari masing-masing tersangka melalui masing-masing kuasa hukumnya,” ungkapnya.

Diketahui, dalam kasus korupsi tanah Pemda Manggarai Barat berukuran 30.000 meter persegi di Desa Keranga, Labuan Bajo, telah merugikan keuangan negara senilai Rp 1,3 triliun. Kejati NTT telah mengantongi 16 tersangka. Salah satunya Bupati Mabar Agustinus Ch. Dula. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed