Maumere, RNC - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 456 tangki atau 2.325.000 liter kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di 17 kecamatan.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Sikka, dampak darurat kekeringan akibat musim kemarau yang berkepanjangan terjadi pada 17 kecamatan dan tersebar di 72 desa/kelurahan. 17 kecamatan tersebut terdiri dari Kecamatan Bola, Hewokloang, Lela, Waigete, Magepanda, Mego, Paga, Talibura, Nita, Kangae, Koting, Nele, Kewapante, Alok, Alok Barat, Alok Timur dan Palue.
Sementara untuk biaya pengadaan air bersih bersumber dari Biaya Tidak Terduga (BTT) tahun 2021 senilai Rp222.742.250.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Sikka, Muhammad Daeng Bakir, menuturkan bahwa untuk membantu warga yang mengalami darurat kekeringan, pihaknya telah mendistribusikan air bersih bagi 17 Kecamatan yang tersebar di 72 desa dan kelurahan, terhitung sejak 25 September hingga 24 Oktober 2021.
“Total air bersih yang tersalurkan untuk daerah yang terdampak darurat kekeringan itu sebanyak 456 tangki atau sekitar 2.325.000 liter. Pendistribusian air ini berlangsung selama satu bulan,” ungkapnya kepada RakyatNTT.com, pada Jumat (12/11/2026).
Lebih lanjut Daeng Bakir menambahkan, khusus untuk Pulau Pemana yang berada di Kecamatan Alok, pendistribusian air dengan menggunakan profil tank berukuran 1.100 liter. “Kalau untuk daerah Pemana, kita distribusikan air bersih dari Desa Gunung Sari,” tuturnya.
Untuk diketahui, penanganan bencana dampak kekeringan tersebut berdasarkan Surat Pernyataan Bencana Nomor: BPBD.I-360/KL/266/IX/2021 tertanggal 25 September 2021.
Surat itu diterbitkan oleh Bupati Sikka, Fransiskus Roberto Diogo, S.Sos, M.Si., berdasarkan surat dari Badan Metereologi dan Geofosika Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang tertanggal 10 Agustus 2021, tentang Peringatan Dini Kekeringan Metereologi di NTT dan Anomali Iklim, yang menyimpulkan bahwa berdasarkan hasil analisis prakiraan curah hujan sangat rendah (kurang dari 20 mm/dasarian) dengan peluang 71-100 persen. (rnc24)











Komentar