Ende, RNC - Patung pelajar yang terletak di perempatan Jalan Wirajaya, Nuamuri, Onekore dan Ponegoro menjadi pemandangan yang menyedihkan. Pasalnya, patung ini sudah rusak parah namun tidak diperhatikan.
Mantan Bupati Ende, Yohanis Pake Pani yang dikonfirmasi via telepon, Jumat (23/4/2026) mengatakan patung pelajar dibangun karena daerah tersebut dianggap sebagai sentral pelajar. Hal ini dikarenakan beberapa SD, SMP dan SMA berada di wilayah tersebut. Selain itu, patung pelajar dibangun sebagai monumen yang bertujuan mengajak masyarakat Ende di masa itu agar dapat termotivasi dalam dunia pendidikan. “Patung pelajar menjadi supremasi history bahwa Ende sebagai kota pelajar. Dibangun dinamis dengan menggambarkan seorang anak perempuan yang mengajak adiknya untuk ke sekolah,” terang Pake Pani.
BACA JUGA: Tingkatkan Keterampilan, Basarnas Gelar Pelatihan Potensi SAR di Ende
Ia pun mendukung untuk dibangun kembali patung pelajar tersebut. Pasalnya, tujuannya adalah menanamkan nilai pendidikan yang menjadi hal yang fundamental bagi masyarakat Kabupaten Ende.
Terpisah Kepala Dinas PUPR Kabupaten Ende, Fransiskus Lewang mengatakan pembangunan patung pelajar akan dilaksanakan dalam tahun ini, tepatnya pertengahan tahun. Menurutnya anggaran untuk pembangunan patung tersebut sudah ada.
“Dan tema patung itu sendiri bersama tim telah disiapkan dan hal ini pun telah disampaikan kepada bupati, dan tentunya tidak menghilangkan nilai pendidikan di dalamnya,” ungkap Frans. (rnc16)












Komentar