oleh

Kreatif, Jemaat GMIT Betania Keoen Cari Dana dengan Menanam Padi

Ba’a, RNC – Panitia Pembangunan Gedung Kebaktian Jemaat Betania Keoen, Desa Keoen, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao, mencari dana pembangunan dengan menanam padi, Sabtu (18/7/2020).

Jemaat setempat yang dikoordinir panitia pembangunan menanam padi di kompleks persawahan Moina, Desa Keoen. Kepada RakyatNTT.com, Ketua Majelis Jemaat Betania Keoen, Klasis Pantai Baru, Pdt. Serli V. Tanone, S.Th, menjelaskan kerja bakti usaha dana panitia pembangunan Jemaat Betania Keoen merupakan program pemberdayaan jemaat. “Daripada kita meminta-minta lebih baik kita memberdayakan yang ada,” ujarnya.

BACA JUGA: Kepala UPTD Puskesmas Korbafo Musnahkan Obat dan Makanan Kedaluwarsa

Ia mengatakan ada dua sawah yang diberikan secara sukarela oleh pemilik kepada gereja, khususnya seksi usaha dana panitia pembangunan untuk dikelola tanpa bagi hasil pada musim tanam 2020. Kedua sawah ini berlokasi di kompleks persawahan Moina, yakni sawah Hahalek milik Jodian Suki dan Yanbai Ganes Tully dengan luas 0,25 hektar dan Faladae Ana milik David P. Manafe dengan luas 0,40 hektar.

Pdt. Serli mengatakan kerja bakti ini dilakukan atas kerja sama yang baik dari panitia pembangunan dengan pemilik sawah, dan semua jemaat serta pengurus kompleks persawahan Moina. “Ke depannya sawah-sawah yang sudah kita tanami ini akan diawasi langsung oleh panitia pembangunan,” katanya.

Ketua Manek Mok Lokasi Persawahan Moina, Desa Keoen, Toni Lidik mengatakan ia sangat mendukung program gereja dalam memberdayakan jemaat lewat kerja bakti menanam padi di kompleks Moina. Ia juga menyambut baik kerja sama dari pihak gereja. Sebagai Manek Mok, ia berharap kerja sama dari semua jemaat dalam usaha dana ini agar ke depannya gereja Keoen dapat memperoleh hasil yang baik dari sawah di kompleks Moina.

Pantauan RakyatNTT.com, kerja bakti Jemaat GMIT Betania Keoen berlangsung selama satu jam diikuti 126 orang, yang terdiri dari Ketua Majelis Jemaat, Majelis Jemaat Harian, anggota majelis jemaat dan jemaat serta pengurus kompleks persawahan Moina. Walaupun bekerja di sawah, para jemaat tetap mengikuti protokol kesehatan, yakni menggunakan masker dan menjaga jarak.

BACA JUGA: Majukan Wisata Rote Ndao, Gubernur Resmikan Cottage Pia Heu di Mulut Seribu

Wakil Ketua Majelis Jemaat, Pnt. Abraham M. Tully, atas nama Majelis Jemaat Betania Keoen, memberikan apresiasi kepada seluruh jemaat yang berpartisipasi aktif dalam kerja bakti tersebut, khususnya kepada pemilik sawah Hahalek dan Faladae Ana yang rela menyerahkan sawahnya kepada gereja. Ia juga memberi apresiasi kepada panitia pembangunan dan pengurus kompleks persawahan Moina atas kerja sama yang baik sehingga terselenggaranya kerja bakti tersebut. “Semua ini karena cinta kasih Tuhan, kiranya Tuhan memberkati kerja keras kita hari ini,” kata Pnt. Abraham.

Untuk diketahui, hasil panen dari sawah yang dikerjakan panitia dan jemaat ini akan dijual untuk membiayai pembangunan gereja, yakni pembangunan teras dan pagar gereja. (rnc12)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed