Oelamasi, RNC - DPD Partai NasDem Kabupaten Kupang baru saja melakukan pleno untuk mengusulkan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kupang di tingkat DPW NasDem NTT. Tak hanya prioritas mendorong kader, tapi juga terdapat sejumlah kandidat potensial yang diusulkan.
Kepada RakyatNTT.com, Minggu (12/5/2026), Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Kupang, Sofia Malelak De Haan menyebutkan proses pleno di tingkat DPW cukup alot. Hal ini dikarenakan sebanyak 9 bakal calon bupati dan 5 bakal calon wakil bupati yang mendaftar ke Tim 7 DPD Nasdem merupakan kandidat potensial.
Dari para bakal calon tersebut, nama Anggota DPRD Kabupaten Kupang, Anthon Natun tidak bisa melengkapi dokumen dan syarat pendaftaran yang ditentukan oleh Partai NasDem. Hal yang sama juga terjadi pada bakal calon Bildad Torino Thonak. Ia dinilai tidak konsisten memilih tempat bertarung di Pilkada. Pasalnya, sebelumya Bildad Thonak juga mendaftar diri sebagai bakal calon Wali Kota Kupang di beberapa partai di Kota Kupang.
“Kita sudah presentasi langsung ke DPW bahwa orang ini (Bildad Thonak, red) tidak konsisten, karena mendaftar pada dua wilayah yaitu di beberapa partai di Kota Kupang sebagai balon wali kota juga di NasDem sebagai balon Bupati Kupang. Jadi saat pleno itu kita mempresentasikan juga bahwa kalau orang konsisten tentu dia akan memilih satu saja,” ungkap Sofia.
Sofia menjelaskan saat pleno di DPW Nasdem, ia mempresentasikan tahapan yang telah dilakukan DPD, yakni menggelar pleno tingkat DPD untuk lakukan perangkingan terhadap bakal calon. . Selain itu, dilakukan pemetaan kader dan nonkader serta birokrat dan nonbirokrat. Oleh karena itu, dari proses itu, Partai Nasdem Kabupaten Kupang memprioritaskan tiga kader, yakni Messerasi Ataupah dan Ham Anthon Subu Taopan yang maju sebagai bakal calon Bupati Kupang dan Benediktus Humau sebagai bakal calon Wakil Bupati Kupang.
“Jadi kita bukan menentukan, tetapi kita hanya sebatas pleno. Nanti yang menentukan itu DPP melalui DPW, sehingga kita masih dalam presentasi per masing-masing kandidat. Dengan prioritas kita adalah kita mendorong kader-kader untuk maju dalam Pilkada kali ini,” ucapnya.
Sofia juga menyebut nama Korinus Masneno yang masuk dalam perangkingan di kategori nonkader. Hal ini dikuatkan dengan penilaian positif terhadap mantan Bupati Kupang tersebut. Ia juga dinilai terlibat membesarkan NasDem di periode sebelumnya sebagai pembina Partai NasDem di tingkat DPD.
Selain itu, untuk kategori birokrat, hanya ada satu nama yakni Frederick C.P. Koenunu. Sofia mengatakan putra Amarasi tersebut memiliki kualitas yang patut diperhitungkan dalam Pilkada kali ini karena dinilai sebagai birokrat tulen bahkan masih aktif sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi NTT.
“Karena itu kita pleno pun kita menyampaikan tentang ketokohan dari putra dan putri terbaik yang mendaftar ke NasDem, tetapi nanti di akhirnya itu NasDem tentu akan menentukan berdasarkan elektabilitas dari figur,” pungkasnya. (rnc04)














Komentar