oleh

TMMD ke – 113 di TTU Jawab Kerinduan Umat Kapela Paismeon

Kefamenanu, RNC – Umat Kapela Stasi Leo Agung Paismoen, Paroki Manamas yang berada di Desa Humusu Sainiup, Kecamatan Insana Utara, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), merasa bahagia. Pasalnya, kerinduan mereka untuk mempunyai bangunan sendiri, telah diwujudkan dalam Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke – 113 Tahun Anggaran 2022.

Program TMMD ke – 113 tersebut, telah resmi dibuka Bupati TTU, Drs. Juandi David, yang ditandai pemukulan gong di Aula Makodim 1618/TTU, Rabu (11/5/2022). Kegiatan tersebut ikut dihadiri Wakil Bupati, Drs. Eusabius Binsasi, Dandim 1618/TTU, Letkol Arm. Laode Irwan Halim, S.I.P, M.Tr (Han), Pasi Bhakti Korem 161/WS Kupang, Mayor Caj I Nyoman Nurtaya, Kapolres TTU, AKBP Moh. Mukhson SH, S.Ik, MH, Ketua PN Kefamenanu, I Made Aditya Nugraha, SH, MH, dan perwakilan Kejaksaan Negeri Kefamenanu.

banner BI FAST

Bupati Juandi David dalam sambutannya menjelaskan, program TMMD ke – 113 akan berdampak positif bagi kehidupan masyarakat. “Saya menghimbau masyarakat yang berada di Kecamatan Insana Utara, khususnya Desa Humusu Sainiup, untuk bersama – sama, bahu – membahu, bergotong royong dengan TNI dalam menyukseskan kegiatan TMMD yang ke – 113 tahun ini,” tegas Bupati Juandi.

Kegiatan TMMD, tambah Bupati Juandi, sejatinya tidak hanya untuk membangun fisik semata, namun lebih dari itu, yakni membangun kemanunggalan TNI dan masyarakat, yang merupakan modal yang penting dalam pembangunan daerah dan NKRI. Sementata Dandim Laode Irwan Halim dalam sambutannya menjelaskan, sasaran kegiatan TMMD ke – 113 tahun 2022 ini berlokasi di Desa Humusu Sainiup, Kecamatan Insana Utara.

Sasarannya berupa pembangunan satu unit Kapela dengan panjang 25 meter, lebar 12 meter, dan tinggi 4,5 meter. Selain pembangunan Kapela, kata Dandim Laode Irawan, juga dilakukan peningkatan betonisasi jalan desa sepanjang 500 meter, lebar tiga meter dan tinggi 15 cm. Sementara untuk sasaran non fisik, berupa penyuluhan hukum, penyuluhan kesehatan dan prokes, penyuluhan narkoba, penyuluhan wawasan kebangsaan.

Baca Juga:  TMMD Ke - 115 di Desa Bidoa - Nagekeo, Resmi Ditutup

Tidak hanya itu, ada pula penyuluhan pencegahan dan penanganan penanggulangan radikalisme dan terorisme, penyuluhan bencana alam, penyuluhan lingkungan hidup, penyuluhan ketahanan pangan, penyuluhan, stunting, Sosialisasi rekrutmen TNI serta penyuluhan posyandu. Ketua Lingkungan Paismoen, Evensius Naikteas, mengaku bahagia karena kerinduan mereka selama 15 tahun, terjawab sudah. “Kami sudah bangun pondasi dua kali, tetapi gagal karena anggaran kurang. Terima kasih untuk TNI. Sebagai bentuk dukungan, kami bantu kerja. Kami di sini ada sekira 320 KK. Kalau panas aman, karena bisa buka terpal. Tapi hujan kami setengah mati,” kisahnya.

Sedangkan Kepala Desa Humusu Sainiup, Rosalia Eli Us Subun, mengaku sudah sejak tahun 2017 lalu mengusulkan pembangunan Kapela, dan jalan rabat beton tersebut ke TNI, untuk diwujudkan dalam program TMMD. “Saya sangat senang tahun ini, karena usulan saya telah dijawab. Terima Kasih juga untuk Pemkab TTU,” timpalnya. (rnc17)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed