oleh

Cuaca Ekstrem Landa NTT, BMKG Sebut 16 Kabupaten/Kota Terkena Dampak

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi adanya hujan sedang hingga lebat di wilayah Nusa Tenggara Timur dalam 3 hari ke depan seiring dengan pengaruh La Nina yang bakal berlangsung hingga Mei.

Berdasarkan hasil analisis dinamika atmosfer-laut menunjukkan bahwa La Nina masih berlangsung paling tidak hingga Mei 2021 dengan kecenderungan menuju netral. “BMKG mendeteksi adanya bibit siklon tropis 99S di Laut Sawu, Nusa Tenggara Timur dan diperkirakan akan cenderung menguat dalam 24 jam ke depan dengan pergerakan menjauhi wilayah Indonesia,” tulis BMKG seperti dikutip dari keterangan resmi, Minggu (4/4/2021).

Iklan Dimonium Air

BACA JUGA: Banjir Rob Nyaris Tenggelamkan Puluhan Rumah di Sulamu, Kabupaten Kupang

Secara tidak langsung keberadaan bibit siklon 99S di Laut Sawu tersebut berkontribusi signifikan terhadap peningkatkan labilitas atmosfer dan pertumbuhan awan hujan di wilayah NTT.

Kondisi ini menyebabkan terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat dan disertai angin kencang dalam periode tiga hari ke depan di wilayah Kota Kupang, Kab. Kupang, TTS, TTU, Belu, Malaka, Sabu, Rote Ndao, Nagekeo, Ngada, Ende, Sikka, sebagian Flores Timur, Lembata, Alor, serta Sumba Timur.

Peringatan waspada potensi angin kencang terjadi di hampir seluruh wilayah NTT terutama di wilayah yang berada di sekitar pusat tekanan rendah seperti Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Rote, Sabu dan sebagian Sumba.

BACA JUGA: Updata Bencana Adonara: Korban Meninggal Sudah 23 Orang, 2 Masih Hilang

Sementara itu, berdasarkan Prakiraan Cuaca Berbasis Dampak untuk potensi Banjir/Bandang dalam periode hingga 3 hari ke depan dengan kategori siaga berpotensi terjadi di wilayah NTT seperti Kota Kupang, Kab. Kupang, TTU dan TTS.
Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem dan dampak terhadap bencana seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, pohon tumbang. (*/rnc)

  • 549
    Shares
Baca Juga:  Hindari Longsor, Ratusan Warga di Ende Mengungsi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

News Feed