oleh

Gelombang Tinggi Terjang Perumahan di Pesisir Pantai Madar di Alor, Warga Mengungsi

Iklan Demokrat

Kalabahi, RNC – Gelombang tinggi yang mencapai tiga meter menerjang sejumlah rumah di pesisir pantai Desa Madar, Kecamatan Pantar, Kabupaten Alor, Jumat (2/4/2021).
Akibat kejadian tersebut, sejumlah warga harus mengungsi ke tetangga yang ada di sekitar Kantor Desa Madar dan sekitarnya.

Disaksikan RakyatNTT.com, angin kencang disertai hujan deras mewarnai wilayah tersebut sejak pagi. Hingga sore sekira pukul 15.00 wita gelombang tampak mulai mengganas hingga memasuki perumahan di sekitar pantai.

Iklan Dimonium Air

Sekitar 8 rumah yang terletak persis di depan Gereja GMIT Getsemani Madar mulai dari RT 5, 6, 7, 8 terendam air. Akses jalan pun macet total akibat air meluap setinggi lutut orang dewasa.

“Kami setiap lima tahun selalu begini. Kalau gelombang tinggi maka kita akan mengungsi ke rumah sekitar. Tahun 1987 itu lebih besar (Gelombang),” kata warga setempat, Marten Waang, yang mengaku akan mengungsi dan bermalam sementara di rumah anaknya.

BACA JUGA: Dengan Dimonim Air, Wagub Terbang Perdana ke Bandara Kabir

Hingga berita ini diturunkan, sekira pukul 17.00 wita gelombang masih tinggi. Kepala Desa Madar, Aser Pering, masih memantau sejumlah rumah yang terdampak gelombang besar. Ia meminta warga agar selalu waspada dan mengungsi sementara ke rumah warga yang ada di ketinggian membawa barang-barang berharga dan surat-surat penting lainya. (rnc17)

  • 837
    Shares
Baca Juga:  Anggota DPR RI Edward Tanur Bantu Petani di Kabupaten Alor

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed