oleh

Gubernur VBL Kunker ke Daratan Flores

Kupang, RNC – Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL) bersama rombongan, mengawali kunjungan kerja (Kunker) di Kabupaten Lembata, Kamis (7/4/2022). Kunker selama 17 hari tersebut, untuk melihat secara langsung perkembangan geliat pembangunan di Kabupaten Lembata, dan delapan kabupaten se daratan Flores. Hal ini untuk mewujudkan visi “NTT Bangkit Menuju Masyarakat Sejahtera Dalam Bingkai NKRI”. Demikian Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan yang diterima RakyatNTT.com, Kamis (7/4/2022).

Kunker gubernur NTT itu akan berakhir Sabtu, 23 April 2022.
“Hari ini, bapak gubernur bersama rombongan mengawali kunker di Kabupaten Lembata, dan selanjutnya secara berturut mengunjungi Kabupaten Flores Timur, Sikka, Ende, Nagekeo, Ngada, Manggarai Timur, Manggarai dan berakhir di Manggarai Barat. Kunker ini dimaksudkan untuk memantau pelaksanaan pembangunan di wilayah Flores,” jelas Prisila Q. Parera selaku kepala Biro Administrasi Pimpinan Setda Provinsi NTT.

Dia mengatakan, kunker kali ini merupakan yang ketiga dilaksanakan Pemerintah Provinsi NTT. “Dimana sebelumnya, telah dilaksanakan kunker di Pulau Timor dan Pulau Sumba,” terang Prisila. Untuk diketahui, gubernur NTT bersama rombongan akan melaksanakan ibadah Jumat Agung di Kabupaten Ngada, dan ibadah Minggu Paskah di Kabupaten Manggarai Timur.

Saat tiba di Bandara Wunopito, Lewoleba, Kecamatan Nubatukan, Gubernur VBL dan rombongan disambut Bupati Lembata, Thomas Ola beserta Ketua TP PKK, Maria Sadipun. Hadir pula jajaran Forkopimda dan sejumlah pimpinan Perangkat Daerah Lingkup Pemkab Lembata.

Sementara rombongan gubernur NTT terdiri dari, Sekda Benediktus Polo Maing, Staf Khusus Gubernur Bidang Politik, Imanuel Blegur, Kadis Kesehatan dan Dukcapil, Messerasi Ataupah, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan, Lecky Koli, Kaban Pendapatan dan Aset Daerah, Alex Lumba, Kadis Pariwisata dan Ekraf, Sony Libing, Kadis PUPR, Maxi Nenabu, Kadis Perhubungan, Isyak Nuka, Dirut Bank NTT, Harry A. Riwu Kaho, serta pimpinan Koperasi dan TLM Indonesia. (*/rnc)

Baca Juga:  Pemprov NTT Sambut Baik Pembuatan Film Dokumenter Kampanye Anti Kekerasan terhadap Anak

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *