oleh

Kabar Baik, 7 dari 28 PDP di NTT Dinyatakan Sehat

Iklan Covid Walikota Kupang

Kabar Baik, 7 dari 28 PDP di NTT Dinyatakan Sehat

Kupang, RNC – Gugus Tugas Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Provinsi Nusa Tenggara Timur merilis data terbaru, Minggu (12/04/2020) malam.

Iklan Dimonium Air

Kepala Biro Humas Setda Provinsi NTT Marius Jelamu dalam jumpa pers, Minggu malam menjelaskan jumlah orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP) di NTT sebanyak 1.178 orang. Rinciannya 1,149 ODP dan 28 PDP. Sementara yang telah menyelesaikan masa pemantauan atau dinyatakan sehat 335 orang.

Ia juga menjelaskan, untuk ODP yang sementara menjalani perawatan di rumah sakit berjumlah 5 orang. “Yang dirawat lima orang. Tiga orang dirawat di RSUD Prof. W.Z. Johanes Kupang, satu orang di RSU T.C. Hillers Maumere Sika, satu orang di RSUD Waikabubak Sumba Barat,” pungkasnya.

Sementara yang menjalani karantina mandiri sebanyak 808 orang. Saat ini ODP berjumlah 815 orang dan satu meninggal dunia.

Sedangkan untuk PDP terdapat 28 orang. Terdapat 10 orang dirawat di rumah sakit. Rinciannya yakni RSUD W.Z. Johannes Kupang 1 orang, RSUD S.K. Lerik Kupang 2 orang, RSU Siloam Kupang 1 orang, RSUD SoE TTS 1 orang, RSUD Kalabahi Alor 2 orang, RSUD Lewoleba Lembata 1 orang, RSUD Komodo Labuan Bajo 1 orang,
dan RSUD Umbu Rara Meha Sumba Timur 1 orang.

Selanjutnya untuk pasien yang mendapat pemantauan di rumah sebanyak 8 orang, di antaranya 6 orang di Kabupaten Alor, 1 orang di Sumba Tengah dan 1 orang di Sikka.

Dalam masa pemantauan yang dilakukan terdapat pasien yang sembuh sebanyak 7 orang serta 3 orang meninggal. Ia menambahkan sebanyak 43 sampel swab test yang dikirim. Yang terkonfirmasi kembali, yakni negatif Covid-19 sebanyak 26 sampel dan satu sampel dinyatakan positif. Sementara itu 16 sampel belum ada hasilnya alias masih dalam proses. (rnc04)

Baca Juga:  Senator Ini Minta Perkuat Gerakan Kesetiakawanan hadapi Covid-19 dan Badai Seroja

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed