oleh

Kapus Korbafo: Jika Ada Nakes tidak Sosialisasikan Stunting, Laporkan!

Ba’a, RNC – UPTD Puskesmas Korbafo, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao menggelar minilokakarya linta sektor yanag diikuti para pemangku kepentingan tingkat Kecamatan dan Desa/Kelurahan se-Kecamatan Pantai Baru, Sabtu (11/7/2020) lalu di Aula Kantor Camat Pantai Baru.

Kepala UPTD Puskesmas Korbafo, Mat Y. Poy, SH.M.Kes mengimbau semua tenaga kesehatan untuk melakukan sosialisasi secara masif tentang stunting di masyarakat. “Kalau ada tenaga kesehatan tidak sosialisasikan stunting, laporkan. Saya akan lakukan pembinaan terhadap yang bersangkutan,” kata Mat.

BACA JUGA: 10 Korban KM Kasih 25 Sudah Dipulangkan, 6 Lainnya Masih Hilang

Pantauan RakyatNTT.com, selain tenaga kesehatan, kegiatan dihadiri oleh Kepala Desa/Lurah, BPD, Para Kepala SD/SMP/SMA/SMK, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.

Hadir juga Tripika Kecamatan Pantai Baru, mewakili Camat, Sekretaris Camat, Aleksander Tulle, mewakili Kapolsek Bhabinkamtibmas Brigpol Alvian Maskur, mewakili Danramil 1625-02 Papela Pantai Baru, Serda Joakim Bareto serta para tenaga medis UPTD Puskesmas Korbafo.

Minilokakarya ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Peserta wajib mengenakan masker dan menjaga jarak. Kursi diatur dengan jarak 1 meter. Peserta juga mencuci tangan sebelum masuk ruangan. Tidak hanya itu, terlihat juga peserta mengikuti tes suhu sebelum masuk ruangan.

Kepada RakyatNTT.com, Mat Y. Poy mengatakan mini lokakarya ini merupakan agenda tahun 2020. Seyogiaanya dilaksanakan setiap tiga bulan. Triwulan pertama tidak dilaksanakan karena pandemi covid-19. Ia menjelaskan ada tiga topik yang dibahas dalam mini lokakarya ini, yakni tentang lintas sektor triwulan 2 tahun 2020, diseminasi terpadu informasi kesehatan dalam upaya pencegahan stunting dan sosialisasi paradigma baru hidup sehat dalam upaya pencegahan covid-19 dengan pendekatan keluarga.

Tujuan kegiatan ini, yakni mengevaluasi kinerja atau hasil pelayanan kesehatan oleh UPTD Puskesmas korbafo dari Januari sampai Juni 2020. Untuk memperoleh masukan dari lintas sektor dalam memecahkan masalah dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan dan untuk menentukan rencana tindak lanjut triwulan berikutnya.

BACA JUGA: Paru-paru Sebagian Eks Pasien Pasien Covid-19 Ditemukan Rusak Permanen

Mat berharap kehadiran lintas sektor pada mini lokakarya triwulan berikutnya perlu ditingkatkan, terutama kehadiran para kepala desa, karena mereka yang memiliki masyarakat. Dengan demikian informasi kesehatan yang disampaikan dapat diteruskan oleh para kepala desa bagi masyarakat yang ada di desa.

Lebih lanjut, ia mengatakan, memasuki tahun ajaran baru, para kepala sekolah wajib memperhatikan ketentuan hidup new normal sesuai peraturan Bupati Rote Ndao Nomor 20 Tahun 2020 tentang pedoman tatanan normal baru produktif dan aman corona virus disease 2019 (covid-19) di Kabupaten Rote Ndao, tanggal 12 Juni 2020.

Ia juga menghimbau peserta yang hadir dapat meneruskan informasi kesehatan dan sosialisasi tentang hidup normal baru di era pandemi covid-19. Sebelum menutup kegiatan, kepala puskesmas memberikan kesempatan kepada salah seorang tenaga medis untuk menjelaskan kepada peserta tentang cara meracik desinfektan dalam upaya pencegahan covid-19. (rnc12)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed