Nyala Lilin dari Selatan NKRI demi Keadilan bagi Astri dan Lael

Headline, Rotedibaca 599 kali

Ba’a, RNC - Memperingati Valentine Day yang jatuh pada 14 Februari 2022, Aliansi Peduli Rote Ndao (APRN) melaksanakan Malam Pembakaran 2022 Lilin untuk Astri dan Lael. Aksi ini bertempat di Lapangan Volly Ba’a, Kecamatan Lobalain, Kabupaten Rote Ndao, Senin (14/2/2026), pukul 20.00 Wita.

Aksi ini sebagai bentuk kepedulian APRN untuk mentuntut keadilan bagi Astri dan Lael yang hingga saat ini berkas kasusnya masih bolak balik antara Polda NTT dan Kejaksaan Tinggi NTT.

Aksi Pembakaran Lilin 2022 didahului dengan doa, kemudian pembacaan puisi dari perwakilan Aliansi Peduli Kemanusiaan Kupang, Darce Rangaworo dan LTI Cabang Rote, Adi Tade. Selanjutnya, ada aksi teatrikal dan ditutup dengan pembakaran lilin.

Menariknya, lilin disusun berbentuk angka 2022 dan huruf A sebagai inisial dari nama mendiang Astri Manafe dan simbol hati serta huruf L sebagai inisial nama Lael Maccabee.

Tampak hadir dalam aksi ini, perwakilan dari Aliansi Peduli Kemanusiaan Kupang, perwakilan Laskar Timur Indonesia Cabang Rote, Ketua Antra RI, Yunus Panie, GMKI Cabang Rote, Senat Mahasiswa Unstar, keluarga dan kerabat mendiang Astri dan Lael.

Ketua APRN, Charlie Lian, mengatakan aksi ini merupakan titik awal menggabungkan beberapa organisasi, akademisi dan semua yang peduli dengan keluarga korban untuk mengenang kematian kedua korban, berkenaan dengan Valentine Day. Aksi ini juga sebagai upaya menuntut keadilan dalam pengungkapan kasus ini.

Ia menambahkan aksi ini berlanjut pada Selasa (15/2/2026) pada pukul 09.00 Wita. Aliansi melakukan aksi damai di depan Polres Rote Ndao untuk menyampaikan pernyataan sikap sekaligus menyerahkan beberapa alat peraga Polres Rote Ndao sebagai perpanjangan tangan Polda NTT.

Selanjutnya, APRN akan mendatangi Kejari Rote Ndao untuk menyampaikan apresiasi kepada Kejati NTT yang telah merespon kasus ini, dimana terbukti 2 kali mengembalikan berkas perkara ke Polda NTT. “Sehingga sebagai masyarakat dan aliansi yang cinta akan keadilan sudah tentu wajib hukumnya dalam bentuk-bentuk tanggungjawab moral, kami harus sampaikan apresiasi kepada Kejati NTT melalui Kejari Rote Ndao. Aksi juga akan berlanjut ke Pemda Rote Ndao dan DPRD Rote Ndao untuk mendengar pernyataan sikap dari Pemda dan DPRD Rote Ndao terkait penyidikan kasus ini,” kata Charlie.

Sementara itu, keluarga korban Astri dan Lael, yang diwakili oleh Ruben Manafe, berharap pihak Polda NTT dapat memberi keadilan dalam penyidikan kasus ini, karena banyak kejanggalan yang tidak diungkap. Pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya kepada Polda NTT untuk mengungkap kasus ini dengan terang benderang.

Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua elemen masyarakat yang peduli akan kasus ini. Keluarga tak bisa membalasnya. Hanya Tuhan yang bisa membalas semua jerih payah masyarakat yang telah menaruh perhatian serta berjuang untuk keadilan.

Aksi pembakaran lilin 2022 untuk mengenang kepergian Astri dan Lael berlangsung dengan aman dan tetap mematuhi protokol kesehatan. Aksi ini mulai bubar sekira pukul 21.40 Wita.

(rnc12)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *