oleh

Panitia Semarak Ramadhan: Jualan Online Masih Sulit

Kupang, RNC – Ramadhan kali ini harus dilalui di tengah pandemi wabah Covid-19. Akibatnya, ibadah pun dilakukan di rumah, termasuk penjualan menu takjil.

Panitia Gebyar Ramadha Kota Kupang beberapa waktu lalu bekerja sama dengan aplikasi transportasi online dan Pemerintah Kota Kupang untuk menerapkan penjualan takjil online. Namun fakta beberapa hari masih banyak pedagang yang berjualan di tepi jalan.

Terkait ini, Ketua Panitia Gebyar Ramadhan Kota Kupang, Sokan Teibang kepada RakyatNTT.com, Sabtu (2/5/2020) mengatakan dirinya sudah turun langsung untuk menemui para pedagang yang masih berjualan di pinggir jalan. Pengakuan para pedagang yakni kesulitan menjual secara online. “Penjual maupun pembeli mereka rasa sulit,” katanya.

Sokan juga mengatakan pihaknya selalu berupaya untuk meminta penjual untuk menjajakan menu-menu takjil secara online. Ia sudah meminta para pedagang menginstal aplikasi yang dipakai untuk berjualan.

“Kita terus mendorong para penjual takjil melakukan penjualan secara online, baik oleh pemerintah kota maupun kami yang ormas Islam ini. Saya pun sudah memberikan aplikasi untuk mereka instal agar dapat berjualan secara online, tapi masih sulit,” kata Sokan.

Selain itu, para pembeli juga masih enggan membeli secara online dan membandingkannya dengan para pedagang yang berjualan di tepi jalan. Masih banyak yang memilih membeli di pinggir jalan.

Masih banyaknya pedagang yang berjualan di pinggir jalan, sehingga perlu juga ditertibkan oleh pemerintah. Mereka pun harus menjual secara online. (rnc04/rnc05)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *