oleh

Terkait Pemukulan Dokter di Nagekeo, Pelaku dan Korban Sepakat Berdamai

Iklan Demokrat

Mbay, RNC – Anggota Koramil 1625-03/Boawae atas nama Prada Robertus Rito Watu yang menjadi pelaku pemukulan dokter Rudolf N.A.A. Ceme, Kamis (25/2/2021) malam bertemu dokter Rudolf dan keluarganya. Keduanya sepakat berdamai.

Dalam keterangannya, pihak Koramil Boawae menguraikan, Kamis malam tadi sekitar pukul 20.00, Danramil 1625-03/Boawae, Kapten Inf. I Komang Sumadana bersama Anggota Koramil 1625-03/Boawae Serda Arki Seran mendampingi Prada Robertus Rito Watu dan bapak dari Prada Robertus, Laurensius Naru, bertemu dokter Rudolf selaku korban bersama keluarganya.

Iklan Dimonium Air

BACA JUGA: Seorang Dokter di Nagekeo Dianiaya Anggota TNI, Ini Kronologinya

Pertemuan berlangsung di rumah orangtua dr. Rudolf yang beralamat di Jalan Prof. Dr. W.Z Johannes, RT 01/RW 03, Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende.

Rombongan dari Koramil Boawae disambut baik korban dan keluarganya. Selain korban, hadir juga perwakilan yakni Florianus Jolo.

Pada kesempatan itu, pihak keluarga korban berharap agar Prada Robertus Rito Watu dapat dibina di satuan dan dapat dijadikan pelajaran ke depan dalam bertindak agar tidak merugikan banyak orang. Pihak keluarga sangat kecewa atas tindakan yang dilakukan oleh Prada Robertus Rinto Watu yang anarkis dan cepat main tangan.

Selain itu, pihak keluarga juga sudah membuat laporan ke Polisi Militer di Ende pada 25 Februari 2021. Akan tetapi untuk laporan resminya dijadwalkan akan dilaksanakan pada Senin 1 Maret 2021.

Pada kesmepatan itu, Danramil 1625-03/Boawae berterima kasih karena disambut secara kekeluargaan oleh keluarga besar dokter Rudolf. Danramil 1625-03/Boawae juga sangat menyesali perbuatan anggotanya. “Atas nama Komandan Kodim 1625/Ngada dan satuan jajaran Kodim Ngada meminta maaf atas perbuatan yang dilakukan oleh anggota kami Prada Robertus Rito Watu,” kata Danramil.

Baca Juga:  Percepat Vaksinasi, Bhayangkari Aimere Dilibatkan

Dari mediasi tersebut, kedua belah pihak sepakat berdamai. Baik pelaku maupun korban lalu menandatangani surat pernyataan damai. “Pihak keluarga Prada Robertus Rito Watu menyesali dan menyadari akan kesalahan yang dilakukan olehnya.

BACA JUGA: Simak Alasan Oknum Babinsa Pukuli Dokter di Nagekeo hingga Pendarahan

Pihak keluarga Prada Robertus Rito Watu bersedia memberikan biaya pengobatan lanjutan terhadap pihak dr. Rudolf N. A. A. Ceme. Dan pihak keluarga Prada Robertus Rito Watu menerima dengan ikhlas atas biaya pengobatan lanjutan tersebut.
Pihak keluarga dr. Rudolf tidak akan mempermasalahkan lagi dan siap untuk menarik kembali laporan yang sudah dilaporkan ke Polisi Militer,” demikian pernyataan pihak Koramil Boawae.

Korban maupun pelaku sama-sama menandatangani surat pernyataan damai disaksikan oleh Komandan Koramil 1625-03/Boawae dan kedua keluarga dari kedua belah pihak. (*/rnc15)

  • 1.5K
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed