oleh

Atasi Banjir di Aeramo, BPBD Nagekeo Mulai Benahi Drainase

Iklan Demokrat

Mbay, RNC – Untuk mengendalikan banjir di Aeramo, Kepala Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Kabupaten Nagekeo, Agustinus Pone mengungkapkan BPBD melakukan pengerukan sedimen di drainase di Jalan Negara Niokota.

Kepada RakyatNTT.com, Minggu (14/11/2021), Agustinus mengatakan sumber banjir yang masuk ke pemukiman warga adalah drainase yang penuh material sampah dan tanah. “Karena banyak material yang penuh drainase tersebut serta sampah yang menumpuk pada deker Malagaro. Hari Senin ini kita pake metode sewa BBM,” kata Agustinus.

Iklan Dimonium Air

Sementara itu, warga Aeramo, Anus, meminta pemerintah Kabupaten Nagekeo segera mencari solusi cepat dalam menghadapi masalah banjir. “Jadi untuk mengantisipasi agar ke depan tidak terjadi banjir lagi, gali sudah itu saluran besar di jalur Niokota itu. Sehingga air bisa dibagi-bagi. Kepala desa segera sudah banyak masyarakat yang mengeluh ini. Jangan main-main ini. Ini masalah serius. Hanya mujur saja air kemarin itu tidak sampai meluap, kalau meluap dari kali habislah Aeramo kemarin. Berarti Aeramo sudah jadi laut,” keluh Anus.

Ia mengatakan usaha bata merah miliknya juga terendam hanyut karena banjir. “Ada ribuan bata merah saya juga dibawa banjir. Dari tahun ke tahun hal yang sama kami sampaikan ke pemerintah. Mau jadi apa ini. Kalau tidak ada solusi begini bisa fatal,” ungkapnya kesal.

Ia berharap agar BPBD Nagekeo segera mengambil langkah cepat mengatasi masalah banjir. “Paling tidak besok sudah harus eksekusi saluran di atas itu. Minimal harus membuat fungsi kali dan selokan dapat bekerja dengan baik. Kali dan selokan tempat aliran air itu. Sehingga jangan sampai tercemari dengan sampah atau menjadi tempat pembuangan sampah yang akhirnya menyebabkan sungai dan selokan menjadi tersumbat,” katanya.

Baca Juga:  Pilkades Wolotelu Nagekeo Sempat Tertunda karena Satu Calon Kades Meninggal Dunia

(rnc15)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed