oleh

Gerakan Kupang Hijau Wujudkan Kota Kupang Layak Huni

Kupang, RNC – Pemerintah Kota Kupang kembali melakukan aksi penanaman pohon di Kelurahan Naimata, Kecamatan Maulafa, tepatnya di kawasan Jembatan Petuk II, Sabtu (11/7/2020).

Kegiatan yang dinamai Gerakan Kupang Hijau (GKH) ini merupakan salah satu program yang dijabarkan dari misi Wali Kota Kupang untuk menjadikan Kupang sebagai kota yang layak huni.

BACA JUGA: Luar Biasa, 62 Perusahaan Dukung Gerakan Kupang Hijau 2020

Sejumlah pihak dilibatkan langsung dalam gerakan tersebut, hadir Kepala BI Perwakilan NTT, I Nyoman Atmaja, Kepala OJK Kupang, Robert Sianipar, Plt. Kepala Bank NTT, Harry Alexander Riwu Kaho, Kajari Kupang Max Oder Sombu, Dandim 1604, Letkol Inf. Jimmy Rihi Tugu, Anggota DPD RI, Hilda Manafe, Ketua DPRD Kota Kupang, Yeskiel Loudoe, hadir juga sejumlah sponsor GKH, pimpinan perusahaaan, hotel, rumah sakit swasta, serta pimpinan perangkat daerah lingkup Kota Kupang.

Acara tersebut dimulai dengan gowes sepeda bersama yang dimulai dari depan Kantor BI Perwakilan NTT dan finish di Jembatan Petuk II. Sebelum melakukan penanaman pohon sejumlah perusahaan dan sponsor diberikan plakat dan piagam penghargaan sebagai tanda terima kasih dan bentuk partisipasi dalam kegiatan tersebut.

Diketahui bahwa GKH merupakan program yang tidak menggunakan APBD Kota Kupang dan hanya merupakan bentuk sumbangan dari perusahaan yang ada di Kota Kupang.

Dalam kesempatan tersebut Ketua Tim GKH Harry Alexander Riwu Kaho mengatakan gerakan ini dipadukan dengan peringatan HUT ke-67 Bank Indonesia dan HUT ke-58 Bank NTT. Gerakan ini untuk menerjemahkan program wali Kota Kupang untuk penanaman pohon.

Plt. Dirut Bank NTT ini melanjutkan bahwa gerakan ini ditugaskan Wali Kota Kupang kepada dirinya bersama tim dengan tiga program utama yakni mengurangi sampah plastik, menanam air dan menanam pohon. “Aksi ini akan membuat kota ini bersih dari sampah plastik, ramah lingkungan dan bermanfaat untuk meningkatkan potensi air dalam tanah menjadi meningkat,” kata Alex.

Ia berharap agar gerakan ini tidak sebatas menanam, namun mampu merawatnya hingga tumbuh subur di Kota Kupang. “Kita akan terus menanam hingga 2.000 pohon, dan semoga gerakan ini bermanfaat untuk lingkungan dan masa depan kota ini,” katanya.

Direktur Pemasaran Bank NTT ini tidak lupa menyampaikan terima kasih bagi semua pihak yang telah memberikan sumbangan untuk mendukung Gerakan Kupang Hijau. “Terima kasih untuk semua sponsor, terima kasih untuk lembaga jasa keuangan, perbankan, Taspen, PT, UD, Hotel, Perusahaan, Rumah sakit swasta, media dan perusahaan pers,” tutup Alex.

Wali Kota Kupang Dr. Jefirstson R. Riwu Kore, MM, MH, menjelaskan GKH adalah satu gerakan untuk mengingatkan masyarakat untuk menjaga lingkungan. Gerakan ini mencakup tiga tujuan utama, yakni menghindari sampah plastik, menanam air dan menanam pohon. “Tujuan ini kami mengajak semua masyarakat melalui tim kecil berjumlah 8 orang. 8 orang inilah yang menggerakkan kegiatan ini. Saya atas nama pribadi mengucapkan trima kasih atas kerja keras dari tim ini,” ujar sosok yang akrab disapa Jeriko ini.

Mantan anggota DPR RI dua periode ini melanjutkan bahwa GKH merupakan jabaran visi-misi dibawa kepemimpinan dirinya bersama Wakil Wali Kota Kupang dr. Hermanus Man, misi tersebut adalah menjadi Kota Kupang bersih, hijau dan layak huni. “Menanam pohon ini bisa bermanfaat bagi anak cucu di kemudian hari, kami berharap masyarakat juga terlibat aktif,” kata Jeriko.

Mantan Sekretaris Komisi X DPR RI ini tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung dana dan membeli paket pohon yang ditawarkan Tim GKH. “Kami bukan saja menerima bantuan dari bapak/ibu, namun kami akan merawat, kami memberikan kontrak kepada pihak ketiga agar menjamin tumbuhnya pohon ini dengan baik,” ujar Jeriko.

Dirinya mengapresiasi kerja keras Tim GKH untuk kesuksesan gerakan tersebut. “Tim ini bekerja luar biasa, saya evaluasi dan meeting berulang-ulang, mereka mengerjakan dan menawarkan proposal. Kami berterima kasih atas semuanya yang telah memberi, paket ini adalah bentuk penawaran yang ditawarkan Tim GKH, kepada mitra kita. Setelah dijawab nanti ditanyakan lagi jika punya lahan untuk tanam pohon Tim GKH siapkan pohonnya, jika tidak, maka Tim GKH siapkan lahan lalu ditanam oleh mitra-mitra ini,” jelas Jeriko.

BACA JUGA: Program Pemkot “Gerakan Kupang Hijau” Disosialisasikan di Gereja-gereja

Jeriko optimis bahwa GKH merupakan investasi masa depan untuk semua lapisan masyarakat di masa yang akan datang. “Saat ini kita belum merasakannya, namun inilah investasi terbaik kita, investasi untuk anak cucu kita,” ujarnya.

Pada kesmepatan itu, wali kota dan unsur forkopimda menyerahkan plakat dan piagam penghargaan kepada seluruh sponsor yang telah mendukung GKH 2020. (rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed