oleh

Mendagri Larang Ada Arak-arakan Paslon, Tunggu Penetapan Resmi KPU

Jakarta, RNC – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan bahwa sejauh ini penyelenggaraan pilkada berjalan relatif aman. Namun dia malarang arak-arakan pendukung paslon usai pencoblosan.

“Tahapan penghitungan suara masih berlangsung. Nanti juga penetapan pasangan calon terpilih. Setelah itu ada kemungkinan sengketa pemilu. Dan terakhir mungkin adalah pelantikan,” katanya saat konferensi pers, Kamis (10/12/2020) seperti dilansir dari Okezone.com.

Dia meminta agar di tahapan berikutnya tidak ada kegiatan pengumpulan massa. Pasalnya hal ini bisa berdampak pada penularan covid-19.

BACA JUGA: Mohon Bersabar, Hasil Pilbup Baru Ditetapkan KPU 17 Desember

“Nah di tahapan-tahapan lanjutan ini saya minta kepada semua pihak untuk tidak melakukan pengumpulan masa dalam bentuk apapun. Apalagi yang berpotensi penularan Covid-19. Keselamatan rakyat nomor satu,” ujarnya.

Tito pun secara tegas melarang adanya kegiatan deklarasi dan arak-arakan. Dia meminta semua pihak menunggu hasil resmi dari KPU.

“Jadi tidak boleh euforia, tidak ada deklarasi, tidak ada konvoi-konvoi, tidak ada arak-arakan,” tegasnya

“Kemudian kita tunggu saja hasil resmi dari KPU. Kita tunggu hasil resmi dari otoritas yang berwenang. Exit polling, quick count, itu bisa menjadi indikator tapi bukan penentu. Penentunya adalah hasil penghitungan suara resmi dari otoritas resmi yaitu jajaran KPU,” pungkasnya.

(*/okz/rnc)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Percuma arahan Mendagri…ternyata masih ada arak arakan seblm penetapan …yang menjadi himbauan atau uu statement tsb dan apa konsekuensi terbarat nya…tindak lanjuti sampai dibawah terlalu lemah…..Pengawasan cuman sekedar statement padahal itu sangat mengganggu ketertiban ada pelanggaran hukum…..

News Feed