oleh

Akhirnya 23 Anggota DPRD Kota Kupang Mau Bersidang, tapi Ada Syaratnya…

Iklan Demokrat

Kupang, RNC – Sebanyak 23 DPRD Kota Kupang yang menandatangani mosi tidak percaya beberapa waktu lalu menyatakan sudah siap bersidang. Namun, ada syaratnya. Undangan sidang mesti ditandatangani Wakil Ketua I Padron Paulus. Mereka pun meminta Plt. Sekwan Elvianus Wairata untuk segera membuat surat undangan dan diserahkan kepada Wakil Ketua.

Pantauan RakyatNTT.com, para wakil rakyat ini menemui Plt. Sekwan Elvianus Wairata untuk menyampaikan niat mereka ingin bersidang. Alasannya, sesuai komunikasi yang dilakukan hanya Wakil Ketua I Padron Paulus yang siap untuk bersidang.

Iklan Dimonium Air

Anggota Fraksi NasDem, Jabir Marola meminta agar Plt. Sekwan Elvianus Wairata segera membuat surat undangan dan menyerahkan kepada Wakil Ketua Padron Paulus untuk ditandatangani. Menurutnya, sesuai tata tertib, untuk mengeluarkan undangan tidak harus Ketua DPRD.

“Karena sidang sudah lama tertunda, jadi kami berharap Pak Sek harus punya keberanian untuk mengeluarkan undangan supaya Banmus bisa berjalan dan sidang ini bisa berlangsung,” kata Jabir.

Sementara itu, Ketua Fraksi PKB Theodora Ewalde Taek mengatakan, terkait mosi tidak percaya terhadap Ketua DPRD Yeskiel Loudoe yang dilayangkan beberapa waktu lalu, sudah menjadi kewenangan Badan Kehormatan (BK). Saat ini yang menjadi fokus adalah kelancaran persidangan. Menurutnya, proses mosi tersebut di BK akan lambat, sedangkan deadline persidangan LKPJ adalah 30 Mei 2021.

“Nah, ini tugasnya Pak Sekwan untuk menyampaikan kepada ketiga pimpinan,” ungkapnya.

Anggota Fraksi Gerindra, Richard Odja mengatakan mestinya Ketua DPRD Yeskiel Loudoe bisa memilah mana persoalan internal. Sebab, kata dia, mandeknya sidang LKPJ tidak berhubungan dengan mosi tidak percaya yang dilayangkan para anggota dewan. Oleh karena itu, sidang LKPJ tetap harus dilanjutkan.

“Kami semua jamin bahwa mosi tidak percaya tidak ada hubungannya dengan mandeknya LKPJ. Semua ini karena sikapnya beliau (Ketua DPRD). Trus karena hanya satu orang menyatakan dia benar lalu kita 23 salah, lucu kan,” ucapnya.

Baca Juga:  Fraksi PKB DPRD Kota Kupang Soroti Penanganan Covid-19 dan Bencana Seroja

Anggota DPRD lainnya, Diana Bire mengatakan karena waktu sudah mendesak, maka ketiga pimpinan sudah harus mengeluarkan undangan kepada seluruh anggota Badan Musyawarah (Banmus) DPRD agar sidang Banmus segera dilaksanakan. “Sampai saat ini saya sebagai anggota Banmus belum menerima undangan untuk sidang Banmus. Oleh karena itu segera sudah keluarkan dan sidang bisa lanjut,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Plt. Sekwan Elvianus Wairata mengatakan, dirinya hanya memfasilitasi kelancaran kegiatan di DPRD. Oleh karena itu, ia akan melakukan koordinasi kembali dengan ketiga pimpinan. Ia mengatakan dirinya tidak memiliki kewenangan untuk mengeluarkan undangan, apabila belum ada konfirmasi dari ketiga pimpinan untuk melanjutkan sidang.

Hingga berita ini diterbitkan, ke-23 anggota dewa masih berada di dalam gedung DPRD. Mereka menunggu agar undangan dikeluarkan. (rnc04)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed