BNNK Rote Ndao Rilis Capaian dan Prestasi di Tahun 2022

Rotedibaca 148 kali

Ba’a, RNC - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Rote Ndao terus melakukan percepatan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) tanpa kenal lelah, pantang menyerah di Kabupaten Rote Ndao.

Hasil kinerja, capaian dan sejumlah prestasi BNNK Rote Ndao dalam memerangi Narkoba di Kabupaten Rote Ndao pada tahun 2022 dipaparkan oleh Kepala BNNK Rote Ndao, Hendrik J. Rohi, SH,.MH di Lobi Kantor BNNK Rote Ndao, Kamis (29/12/2026).

Kepala BNNK Rote Ndao, Hendrik J. Rohi didampingi Kasubag Umum, Hendrik Lelis, SH bersama Sub Koordinator Rahabilitasi, Reza N. Johannis, S.KM, Sub Koordinator P2M, Mona E. Siagian, SKM dan Sub Koordinator Pemberantasan Narkoba, Karel J. A. Ndaomanu mengatakan akselerasi BNNK Rote Ndao dalam memerangi narkoba (war on drugs) tak kenal lelah pantang menyerah ini sejalan dengan tagline yang digaungkan oleh Kepala BNN RI Komjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose yaitu War On Drugs, Speed Up Never Let Up.

“BNN RI di bawah kepemimpinan bapak Komjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose terus meningkatkan upaya War On Drugs di berbagai bidang,” kata Hendrik.

Menurut Hendrik, dalam upaya War On Drugs, BNN konsisten mengusung empat strategi antara lain soft power approach, hard power approach, smart power approach dan cooperation.

Dijelaskan Hendrik, soft power approach meliputi bidang pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi. Pada Bidang Pencegahan, BNNK Rote Ndao melaksanakan program prioritas nasional melalui penetapan Desa Bersinar sebagaimana yang tertuang pada Surat Keputusan Bupati Nomor 200/Kep/Hk/2022 Tentang Penetapan Desa Bersinar Di Kabupaten Rote Ndao Tahun 2022. Ada 3 Desa Bersinar yaitu Desa Ba’adale, Desa Maubesi dan Desa Nemberala.

Pada Program Pengembangan Soft Skill di lingkungan SMP dan SMA/ sederajat, BNNK Rote Ndao telah membentuk Remaja Teman Sebaya Anti Narkotika di Kabupaten Rote Ndao yang berjumlah 10 orang.

“Kesepuluh orang remaja ini berasal dari 5 sekolah yaitu SMPN 1 Lobalain, SMPN 2 Rote Tengah, SMAN 1 Lobalain, SMKN 1 Lobalain, SMA Kristen Siloam Metina dan 2 komunitas yakni Duta Pariwisata dan Anggota Kwarcab,” sebut Hendrik.

Menurutnya, pengembangan soft skill ini bertujuan untuk meningkatnya daya tangkal anak dan remaja terhadap pengaruh buruk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan diperoleh hasil indeks ketahanan diri remaja Kabupaten Rote Ndao sebesar 49,47 (98,94%) dari target 50.

Dikatakan pula bahwa selain anak dan remaja, BNNK Rote Ndao juga melakukan upaya meningkatkan daya tangkal keluarga terhadap pengaruh buruk P4GN pada 10 keluarga di 3 Desa Bersinar dan diperoleh hasil indeks ketahanan keluarga terhadap faktor resiko penyalahgunaan narkotika Kabupaten Rote Ndao sebesar 78,48 (104.64%) dari target 75.

“Melalui bidang pencegahan, BNNK Rote Ndao mengampanyekan war on drugs dan mars BNN melalui media konvensional pada instansi pemerintah, swasta, pendidikan dan masyarakat serta melalui media online dan penyiaran,” kata Hendrik.

Di samping itu, BNNK Rote Ndao juga berpartisipasi dalam perlombaan Sings Against Drugs di Bandung dan Bali serta melaksanakan turnamen Smash on Drugs di Kabupaten Rote Ndao serta lomba Tik tok challenge bertema Pemuda Pahlawan Indonesia Bersinar yang melibatkan masyarakat Kabupaten Rote Ndao.

Pada Bidang Pemberdayaan Masyarakat, berupaya meningkatkan ketanggapsiagaan masyarakat terhadap ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dengan indikator kinerja jumlah kabupaten/kota berkategori “Tanggap Ancaman Narkoba” atau Kotan.

“Pada tahun 2022, Kabupaten Rote Ndao masuk pada kategori cukup tanggap dengan indeks kemandirian partisipasi 3.21(100.31%) dari target 3.20,” lanjut Hendrik.

Selain itu, menurut Hendrik, BNNK Rote Ndao juga membentuk penggiat anti narkoba di lingkungan instansi pemerintah, swasta, pendidikan dan masyarakat sebanyak 120 orang penggiat.

Hasil penilaian yang dilakukan terhadap beberapa instansi/lembaga di dapatkan hasil tingkat kemandirian sebagai berikut; instansi pemerintah: 3,28 (mandiri), dunia usaha/swasta 3,36 (mandiri), kelompok masyarakat 3,14 (mandiri), instansi pendidikan: 3.04 (mandiri).

Sementara Itu, pada Bidang Rehabilitasi, BNN Kabupaten Rote Ndao menargetkan adanya peningkatan aksesibilitas dan kemampuan fasilitas layanan rehabilitasi sebagai upaya pemulihan pecandu, penyalahguna dan korban penyalahguna narkotika melalui dua indikator.

“Indikator pertama adalah jumlah lembaga rehabilitasi yang operasional 1 lembaga (100%) dengan target 1 lembaga yaitu Klinik Pratama BNNK Rote Ndao,” ujar Hendrik.

Dikatakan Hendrik, Klinik Pratama Bnnk Rote Ndao berupaya meningkatkan kualitas layanan rehabilitasi sesuai dengan ketetapan Badan Standardisasi Nasional Nomor: 618/KEP/BSN/12/2019 tentang Penyelenggara layanan rehabilitasi bagi pecandu, penyalahguna, dan korban penyalahguna narkotika, psikotropika dan Zat Adiktif lainnya (Napza) Nomor SNI 8807:2019, maka diperoleh angka indeks kepuasan layanan Klinik Pratama BNNK Rote Ndao sebesar 3,66 dari 3.

Indeks Kepuasan Penerimaan Layanan diukur melalui 9 indikator yaitu persyaratan, prosedur, waktu pelayanan, biaya/tarif, produkspesifikasi jenis pelayanan, kompetensi pelaksana, perilaku pelaksana, maklumat pelayanan, pelayanan pengaduan serta saran dan masukan.

Peningkatan aksesibilitas dan kemampuan fasilitas layanan rehabilitasi lainnya sebagai upaya pemulihan pecandu, penyalahguna dan korban penyalahguna narkotika untuk indikator kedua yaitu jumlah unit penyelenggara layanan (Intervensi Berbasis Masyarakat) IBM yang operasional adalah1 unit (100%) dari target 1 unit yaitu unit IBM Desa Ba’adale dan sudah beroperasi di tengah masyarakat.

Adanya peningkatan kualitas hidup merupakan dampak positif dari layanan pemulihan penyalah guna, pecandu dan korban penyalahguna narkotika yang dilakukan di Klinik Pratama BNNK Rote Ndao dan layanan IBM.

Sepanjang tahun 2022, sebanyak 6 klien penyalahguna narkotika telah menjalani rehabilitasi rawat jalan medis.

Selain melayani upaya rehabilitasi rawat jalan, Klinik Pratama BNN Kabupaten Rote Ndao juga melayani pengurusan surat keterangan hasil pemeriksaan narkotika pada masyarakat dengan target 50 orang dan sudah terealisasi selama tahun 2022, dengan berbagai kepentingan seperti pengurusan administrasi sekolah kedinasan dan perkuliahan, persyaratan untuk melamar kerja dan persyaratan lembaga legislatif.

Sementara itu, Hard Power Approach, melalui strategi ini, BNNK Rote Ndao melaksanakan upaya pemberantasan dengan cara melakukan pengawasan di borderline/pintu masuk Bandara D.C Saudale Rote, Pelabuhan Laut Baa, Pelabuhan Laut Pantai Baru, Pelabuhan Laut Papela.

Smart Power Approach, yakni BNNK Rote Ndao memanfaatkan teknologi informasi dalam pelaksanaan tugas seperti New Sirena (sistem informasi rehabilitasi narkoba) di bidang rehabilitasi,BNN one stop services (BOSS), website BNNK Rote Ndao, media sosial (instagram, fanpage facebook, twitter, youtube, tiktok).

Cooperation, melalui strategi cooperation, BNN Kabupaten Rote Ndao melaksanakan RAN Inpres No. 2 Tahun 2020 melalui sinergitas dan kerjasama dengan instansi vertikal (satker) di daerah dan organisasi perangkat daerah kabupaten rote ndao berupa penyediaan dan penyebaran informasi tentang pencegahan bahaya narkotika dan prekursor narkotika kepada asn, tni, polri dan masyarakat serta deteksi dini penyalahgunaan narkotika dan prekursor narkotika.

BNN Kabupaten Rote Ndao juga menjalin kerja sama dengan instansi pemerintah dan pendidikan. BNN Kabupaten Rote Ndao telah menandatangani 17 dokumen kerja, dengan rincian, 3 dokumen kerja sama dengan instansi pemerintah antara lain Bandara D.C Saudale Rote, Lapas Kelas III Baa, LPP RRI Rote, dan12 lingkungan pendidikan yakni 11 PPA Cluster Nusa Lote, Universitas Nusa Lontar, 1 organisasi kepramukaan yaitu Kwarcab Pramuka Kabupaten Rote Ndao dan 1 OPD DP3P2KB Kabupaten Rote Ndao tentang komitmen bersama pencanangan desa ramah perempuan peduli anak bersinar.

Pengembangan SDM Kinerja penanggulangan narkotika yang maksimal tidak lepas dari faktor kualitas sumber daya manusia yang terus meningkat. Hal ini merupakan salah satu hasil dari berbagai pelatihan yang telah diberikan antara lain PIM IV, Kompetensi Sertifikasi Konselor Adiksi di Klinik Pratama, Pelatihan Teknis Peningkatan SDM, Pelatihan Teknis Bidang Pencegahan BNN, Pelatihan teknis penguatan program pencegahan dan pemberdayaan masyarakat, Pelatihan bendahara penerimaan.

Penghargaan atas prestasi kinerja, berkat kerja keras seluruh jajaran dalam melaksanakan tugasnya, BNNK Rote Ndao berhasil meraih prestasi dan penghargaan dari berbagai pihak, antara lain penghargaan kepatuhan kewajiban pelaporan SPT Tahunan tahun pajak 2021, penghargaan satuan kerja dengan kategori capaian nilai IKPA sangat baik periode triwulan III tahun 2022.

Hendrik juga menyampaiakan apresiasi untuk stakeholders. Menurutnya, keberhasilan dan prestasi dalam penanggulangan masalah narkotika tidak dapat diraih tanpa sinergi yang kuat antara BNNK Rote Ndao dan seluruh stakeholder. Oleh karena itu BNNK Rote Ndao mengapresiasi atas partisipasi dan peran aktif seluruh stakeholder yang selama ini menjadi mitra dalam upaya penanggulangan narkotika, baik dalam aspek pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, dan pemberantasan.

“Mari satukan tekad! Kuatkan langkah! Bersama kita perangi narkotika karena ini adalah pekerjaan mulia, menyelamatkan anak bangsa, dan upah mu besar di surga. War on drugs, speed up never let up, menuju Indonesia bersinar!,” Tutup Hendrik. (rnc12)

Dapatkan update informasi setiap hari dari RakyatNTT.com dengan mendownload Apps https://rakyatntt.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *