oleh

Vaksinasi Tahap II, 19 Nakes Puskesmas Korbafo Belum Terdata di KCP-PEN

Iklan Covid Walikota Kupang

Ba’a, RNC – Sebanyak 35 tenaga kesehatan (nakes) UPTD Puskesmas Korbafo sudah menerima vaksin Sinovac pada pelaksanaan vaksinasi nakes tahap II, Rabu (24/2/2021), bertempat UPTD Puskesmas Korbafo, Kecamatan Pantai Baru, Kabupaten Rote Ndao. Sedangkan 19 nakes belum terdata sebagai penerima vaksin Sinovac.

Pantauan RakyatNTT.com, pada pelaksanaan Vaksin Tahap II untuk Nakes di UPTD Puskesmas Kobafo, sebelum pelaksanaan vaksinasi, vaksin didoakan dan diberkati oleh 4 pendeta, yakni Ketua Majelis Klasis Pantai Baru, Pdt. Theresia A. Kadafuk-Sarlot, S.Th, Ketua Majelis Jemaat GMIT Silo Olafuliha’a, Pdt. Ziske D. B. Polly-Adu, S.Th, Ketua Majelis Jemaat GMIT Petrus Sua, Pdt. Roby Kadafuk, S.Th, Dan Gembala Sidang GPdI Elsaday Olafulihaa, Pdt. Meidy Sumanti.

Iklan Dimonium Air

BACA JUGA: Hiu Berwajah Mirip Manusia di Rote Diduga karena Efek Limbah

Vaksinasi dimulai dari 5 nakes yang tertunda vaksinasi pada tahap I 10 Februari lalu. Turut hadir Mantan Ketua DPRD Kabupaten Rote Ndao, Zakarias P. Manafe, SH., Kapolsek Pantai Baru, Iptu Kornelius Tuati dan Anggota, Babinsa Koramil 1627/02, Serda J. Alves, Kasie Kesos dan Linmas Kantor Camat Pantai Baru, Joel Manubulu, S.Sos.

Kepala UPTD Puskesmas Korbafo, Mat Y. Poy, SH. M. Kes, dalam sambutannya menekankan bahwa walaupun ia dan nakes lain sudah divaksin sampai pada tahap II, namun masih berpeluang untuk terinfeksi covid-19, apalagi yang belum divaksin. Untuk itu ia mengimbau agar forkompimcam, tokoh masyarakat dan tokoh agama yang hadir untuk dapat menjadi corong informasi bagi masyarakat maupun jemaat bahwa vaksin sinovac 100% aman dan halal.

Warga juga harus tetap menerapkan protokol kesehatan melaui 5M yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. Ia juga menambahkan 2 konsep prokes baru yakni 2I (Imunisasi Vaksin Sinovac, dan Iman).

Dalam pelaksanaan vaksinasi, terlihat masih ada nakes yang belum menerima vaksin tahap I maupun II. Media ini mencoba mengonfirmasi salah satu nakes yang biasa bertugas sebagai sopir ambulance, Polce Nadek. Ia mengatakan dirinya bersama beberapa nakes lain tidak divaksin karena nama tidak ada dalam database penerima vaksin. “Beta belum. Nama sonde ada di daftar. Sonde tahu kapan dapat vaksin. Kitong ada banyak,” ujar Polce.

Terkait Nakes yang belum terdata sebagai penerima vaksin, Kepala UPTD Puskesmas Korbafo, Mat Y. Poy, SH. Mkes, mengatakan memang ada yang belum menerima vaksin karena sampai saat ini belum terdaftar di aplikasi KCP-PEN. “Ada sebanyak 19 Nakes dari 44 yang bekerja di UPTD Puskesmas Korbafo,” sebut Mat.

BACA JUGA: Anggota DPRD Rote Ndao Minta Pemkab Angkat tenaga Sukarela jadi TKD

Terkait ke-19 nakesnya yang belum mendapat vaksin ia mengaku akan tetap berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Rote Ndao agar secepatnya meng-update data 19 nakes tersebut. Dengan demikian mereka dapat menerima haknya untuk divaksin.

Perlu diketahui nakes yang bekerja di UPTD Puskesmas Korbafo, Kecamatan Pantai Baru, sebanyak 44 orang. Terdiri dari 37 nakes berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) dan nakes Nusantara Sehat sedangkan sisanya 17 nakes adalah tenaga kontrak daerah (TKD) dan nakes sukarela. Dari jumlah tersebut, 35 orang sudah divaksin sedangkan sebanyak 19 orang nakes belum divaksin. Dari Total 19 nakes yang belum menerima vaksin, 12 orang adalah nakes sukarela/magang, 4 nakes TKD, 2 nakes ASN, dan 1 orang nakes NS. (rnc12)

  • 83
    Shares

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed