oleh

Peringati Hari Pers, Kajari Oelamasi Ajak Wartawan jadi Mata dan Telinga Jaksa

Oelamasi, RNC – Guna membangun kemitraan yang solid, Kejaksaan Negeri Oelamasi dan puluhan awak media desk Kabupaten Kupang menghelat Coffee Morning dalam rangka merayakan Hari Pers Nasional (HPN), Selasa (9/2/2021) pagi.

Kepala Kejaksaan Negeri Oelamasi, Sherly Manutede, SH dalam Coffee Morning bersama tersebut mengajak para awak media untuk tetap bekerja sama, menjadi mata dan telinga jaksa dalam penegakan hukum di Kabupaten Kupang.

Tahun 2021 ini jelas dia, pihaknya segera menuntaskan sejumlah kasus korupsi di Pemkab Kupang, sehingga ia membutuhkan bantuan informasi baik tertulis maupun lisan dari para awak media.

BACA JUGA: Jalan Rusak Parah, Warga Penfui Timur Swadaya untuk Perbaiki

Di usia yang ke-75 tahun, harap dia, pers terus memainkan peran penting melalui penyampaian informasi kepada pemerintah dan masyarakat. “Saya merasa perlu sesekali di waktu yang baik ini kita bertemu, mungkin beberapa taman-teman di sini tidak berhasil bertemu saya karena kesibukan dan kondisi pandemi covid-19 yang terus mengancam. Hari ini saya sudah 1 tahun 3 bulan menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Oelamasi tentu masih banyak pekerjaan yang belum dan sudah dikerjakan dan pengawasa oleh media sangat baik, mengikuti, mengontrol dan mengawasi jalannya pembangunan, apa yang diberitakan media wajib diketahui oleh publik,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, pihaknya juga mengajak insan pers untuk berkolaborasi, bersama-sama mengatasi masalah yang tengah dihadapi bangsa ini di antaranya masalah pandemi Covid-19 yang sangat menyita perhatian, radikisme dan korupsi.

Menyinggung soal sejumlah kasus korupsi yang sedang ditangani Kejari Oelamasi, Sherly membenarkan, kasus dugaan korupsi Hypermart langsung ditangani pihak Kejati NTT dan masih di tingkat penyidikan. “Ini pertimbangan pimpinan karena melibatkan beberapa pejabat penting di pemerintahan lalu, tapi soal personil melibatkan Kejati dan kami masih terus mendalami di tingkat penyidikan dan mengenai kapan penetapan tersangka mudah-mudahan tidak lama lagi,” ungkapnya.

BACA JUGA: VIDEO: Bandara El Tari Resmi Masuk Wilayah Kota Kupang

Soal perhitungan kerugian keuangan negara, jelas dia, sedang dilakukan keabsahan atas hasil perhitungan tersebut. Sejumlah saksi dalam kasus ini ungkap dia, sedang diperiksa penyidik Kejati NTT hingga ke Jakarta sehingga sangat menyita waktu.

Pantauan media ini, acara Coffee Morning jaksa dan puluhan wartawan desk Kabupaten Kupang di Hari Pers Nasional yang dihelat di halaman depan kantor Kejaksaan Negeri Oelamasi, Selasa (9/2/2021) berlangsung selama 1 jam dan mengikuti prokes Covid-19. (rnc08)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *