oleh

Dua Incumbent DPRD NTT Dapil 1 Gagal Pertahankan Kursi

Kupang, RNC – Sebanyak dua dari enam incumbent DPRD NTT daerah pemilihan (Dapil) 1 (Kota Kupang) gagal meraih kursi. Hal ini dipastikan setelah selesainya pleno rekapitulasi penghitungan suara di tingkat KPU Kota Kupang Senin (4/3).

Berdasarkan hasil rekapitulasi di KPU Kota Kupang, Partai Golkar meraih suara terbanyak, yakni 37.462 suara. Menyusul Partai Gerindra 34.770 dan PSI yang merai 24.538 suara.

Selanjutnya, PDIP meraih 18.292 suara, PKB 16.511 suara dan Partai Nasdem yang meraih 14.529 suara. Walau Partai Golkar meraih suara terbanyak, namun gagal meraih dua kursi seperti Pemilu sebelumnya. Sementara Partai Perindo hanya meraih 9.530 suara dan gagal mempertahankan kursinya.

Adapun caleg yang berhasil meraih kursi dari dapil 1, yakni Jonas Salean dari Partai Golkar yang meraih 19.134 suara. Kemudian kursi kedua direbut Fernando Osorio Soares dari Partai Gerindra yang meraih 23.019 suara. Kursi ketiga menjadi milik Christian Widodo dari PSI yang meraih 17.342 suara.

Selanjutnya, kursi keempat ditempati incumbent Adoe Yuliana Elisabet dari PDIP yang meraih 5.235 suara. PKB berhasil memecahkan rekor dengan merebut kursi ke-5 di dapil 1 yang ditempati caleg atas nama Marselinus Ngganggus yang meraih 5.886 suara. Kursi terakhir berhasil direbut Partai Nasdem atas nama Christian Mboeik yang meraih 6.814 suara.

Dua incumbent yang gagal merebut kembali kursi di dapil 1, yakni Mohamad Ansor dari Partai Golkar dan Alex Funay dari Partai Perindo. Golkar kali ini hanya meraih 1 kursi sementara Partai Perindo hanya menempati peringkat ke-9 perolehan suara. (rnc)

Baca Juga:  Pansus DPRD Kota Kupang Sidak Reklame Liar, Ada Dugaan Pungli

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *